kutipan tangerang — puisi & refleksi —

← kembali

— tentang situs ini —

Kota ini layak ditulis.

Ditulis oleh Sekar Wulandari · @warga_tangerang · Karawaci

Saya tinggal di Tangerang sejak lahir. Karawaci, lebih tepatnya — yang dahulu masih kebun karet, sekarang sudah Boulevard Diponegoro dengan empat lampu lalu lintas yang macet setiap pagi.

Situs ini saya buat karena Tangerang sering dianggap pelengkap Jakarta. Padahal Tangerang punya sejarah sendiri — Pasar Lama lahir dari kongsi Tionghoa Benteng tiga ratus tahun lalu, Cisadane menjadi urat nadi perdagangan jauh sebelum Pelabuhan Tanjung Priok ramai, dan Karawaci lahir dari kebijakan transmigrasi yang jarang dibicarakan.

Aturan menulis saya

  • Lokasi harus nyata. Bisa diverifikasi di Google Maps.
  • Tidak ada eksotisasi. Karawaci tidak romantis, tol Jakarta-Merak tidak puitis — tetapi keduanya layak ditulis.
  • Puisi pendek lebih baik daripada panjang. Kutipan satu kalimat lebih baik daripada paragraf.
  • Tidak ada motivational. Hanya pengamatan.

Jadwal

Satu tulisan per minggu. Bisa puisi, bisa kutipan, tergantung apa yang muncul. Tidak ada paksaan untuk konsisten dalam bentuk — yang konsisten hanya: harus tentang Tangerang.

Catatan menulis

Saya pakai AI tools sebagai brainstorming partner — kadang untuk cari kata kunci, kadang untuk uji bunyi kalimat. Bentuk akhir setiap puisi dan kutipan selalu lewat tangan, bukan output AI yang dipublish mentah. Yang lokasinya saya tahu sendiri, saya tulis sendiri; yang ragu, saya tahan dulu.

Situs ini

Dibangun sederhana dengan Astro. Tidak ada iklan, tidak ada newsletter signup. Kalau ingin update, ada RSS feed.

Kontak

Kalau ada koreksi tentang sejarah lokasi, atau ada lokasi Tangerang yang harus ditulis — email [email protected].

← Beranda